untuk : mu
Dulu waktu seatap seibu
Tak pernah terucap kata sapa
Dulu saat pertama beradu
Secepat itu pula jalin terbina
Aku sungguh percaya katamu
Begitu pula kau
Kau bilang “kau yang dekat denganku”
Kau bilang “terimakasih sellau ada di sisiku”
Kau juga bilang “aku tak pernah bisa sebahagia ini tanpa dapat dan jalani semua saranmu”
Dan aku sungguh percaya katamu
Dulu kau selalu ada
Kau temanku disaat aku menangis
Kau kawanku disaat aku bersuka
Katamu"aku akan selalu jaga dia, demi Tuhan, demi kamu"
Tapi apa?
Kepercayaanku dan seluruh katamu tak berguna
Secepat itukah jalin ini rantas?
Aku belum siap melepasmu
Kau menyakitinya
Dan aku juga
Maaf aku tak bisa menjaga hati ini untuk tak lari mencari jalan menemukan yang lebih darimu..
No comments:
Post a Comment